Menanti Vaksin Covid

Skrining dapat dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing atau di Posyandu lansia/ Posbindu PTM/ Puskesmas, Rumah sakit, Dokter Praktik, atau tempat lain yang disepakati bersama. Ketidakjelasan informasi membuat warga lansia yang telah mendaftar vaksinasi mengantre cukup lama di sejumlah puskesmas dan rumah sakit. Di Rumah Sakit Umum Daerah Kembangan, Jakarta Barat, belasan warga lansia mengantre di posko informasi, Rabu (3/three/2021) siang. Oleh karena itu, warga lansia mesti dibantu semua pihak agar dapat segera mengakses layanan vaksinasi. Iris menekankan, vaksin yang disediakan pemerintah telah melewati serangkaian uji klinis yang ketat dan aman untuk kelompok usia 60 tahun ke atas. Di Jakarta, lanjut Riza, vaksinasi dilakukan oleh 1.648 vaksinator di 511 fasilitas kesehatan baik RS maupun Puskesmas dengan direncanakan akan ditambah faskes dari RS swasta yang terlibat dengan jumlah penyuntikan 19.741 orang per hari.

Hal ini kemudian membuat tubuh selalu bersiap atas serangan penyakit yang sebenarnya karena sudah “ingat” organisme mana yang berbahaya dan perlu diberantas. Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat. Para lansia yang menerima vaksin, imbuh Budi, diminta tidak langsung pulang setelah divaksin. Mereka harus menunggu 30 menit di tempat yang telah disediakan untuk mengantisipasi jika terjadi reaksi usai disuntik vaksin.

“NU sudah siap membantu sosialisasi vaksin, termasuk kami juga bisa mendampingi, dengan usulan kami bisa ada one day care services. Dengan tujuan agar lansia yang divaksinasi bisa selesai dalam satu hari,” ujar dr. Makky Zamzami. Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan telah menerbitkan surat izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin Sinovac bagi golongan lansia. BPOM menegaskan, vaksin Sinovac telah melewati kajian panjang untuk didistribusikan ke masyarakat. Untuk saat ini, pendaftaran bisa dilakukan bagi mereka yang memiliki KTP domisili di ibu kota provinsi. Selanjutnya pilihan kedua adalah mekanisme melalui vaksinasi massal yang dapat diselenggarakan oleh organisasi atau institusi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan.

Dalam keterangan persnya, Menkes juga memaparkan tentang cakupan vaksinasi nasional yang hampir mencapai 10 juta, dengan laju penyuntikan harian mendekati 50 ribu. Diharapkan laju vaksinasi berjalan seimbang dengan ketersediaan pasokan dosis vaksin di Tanah Air. Vaksinasi COVID-19 tahap dua, yang juga menyasar lansia, berjalan lambat.

Vaksinasi bagi Lansia

Mulai pekan kedua Februari 2021, vaksinasi Covid-19 memasuki tahap II untuk kelompok lansia dan petugas pelayanan publik. Vaksinasi untuk 21 jutaan lansia diprioritaskan bagi warga senior ibu kota di 34 provinsi, khususnya di Jawa–Bali. Setelah peserta mengisi knowledge di web site tersebut, seluruh data peserta akan masuk dinas kesehatan provinsi masing-masing. Selanjutnya dinas kesehatan akan menentukan jadwal dan termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat lanjut usia. Bisnis.com, JAKARTA – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia dan petugas pelayanan publik sudah masuk tahap 2.

Misalnya, menggandeng organisasi untuk para pensiunan ASN, Pepabri, atau Veteran Republik Indonesia atau organisasi keagamaan/kemasyarakatan. “Kalau hari ini ada 141 lansia yang disuntik vaksin. Sebelumnya Tiga hari lalu pendaftaran kita trial. Perbaikan terus berjalan. Setelah terdaftar, kami kirim ke Kemenkes, selanjutnya kami panggil mereka untuk divaksin,” papar Hargiyanto. Suara.com – Pertanyaan untuk persiapan lansia sebelum mendapatkan vaksin Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Kamis (4/3/2021). Pertanyaan untuk persiapan lansia sebelum mendapatkan vaksin Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Kamis (4/3/2021).

Jam